Schmeichel Ngamuk! Sebut Keputusan VAR Untungkan Arsenal Lawan West Ham

Kemenangan 1-0 Arsenal atas West Ham diwarnai kontroversi VAR. Legenda MU, Peter Schmeichel, sebut pembatalan gol lawan sebagai kesalahan fatal.

- Advertisement -

LONDON, OneSportsID – Langkah mulus Arsenal menuju tangga juara Premier League musim 2025/2026 diwarnai oleh drama kontroversi.

Kemenangan tipis 1-0 The Gunners atas West Ham United di Stadion Olimpiade London pada pekan ke-36, Minggu (10/5/2026), memicu kritik tajam terkait standar ganda keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR).

Sorotan utama datang dari legenda penjaga gawang Manchester United, Peter Schmeichel, yang tak ragu menyebut bahwa VAR telah melakukan kesalahan fatal yang menguntungkan skuad asuhan Mikel Arteta.

- Advertisement -

Drama Menit Akhir dan Intervensi 5 Menit VAR

Insiden kontroversial ini bermula ketika West Ham United sedianya berhasil mencetak gol penyeimbang yang krusial jelang peluit panjang berbunyi melalui aksi Callum Wilson. Gol tersebut berawal dari situasi kemelut tendangan sepak pojok.

Namun, selebrasi publik tuan rumah harus terhenti. Petugas VAR, Darren England, menghabiskan waktu hingga lima menit penuh untuk melihat tayangan ulang insiden tersebut secara berulang-ulang.

- Advertisement -

England kemudian meminta wasit utama, Christ Kavanagh, untuk meninjau monitor di pinggir lapangan. Hasilnya, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena menilai ada pelanggaran yang dilakukan oleh pemain West Ham, Pablo, terhadap kiper Arsenal, David Raya.

Kritik Pedas Schmeichel: Singgung Taktik Arsenal

Keputusan untuk membatalkan gol penyeimbang tersebut memantik amarah Peter Schmeichel. Sebagai mantan kiper top dunia, ia menilai bahwa gol West Ham semestinya disahkan.

Kritik Schmeichel menyoroti unsur hipokrisi, mengingat Arsenal adalah salah satu tim di Premier League yang paling sering mencetak gol dari skema sepak pojok dengan taktik mengerubungi dan menghalangi pergerakan kiper lawan.

“Keputusan hari ini, itu sangat salah di banyak tingkatan. Yang benar-benar membuat saya marah adalah Arsenal tidak akan pernah berada di puncak klasemen jika itu adalah tendangan bebas (pelanggaran),” kecam Schmeichel, seperti dilansir dari Daily Mail.

“Begitulah cara mereka mencetak begitu banyak gol dengan menghalangi kiper, menahan lawan, melakukan segala macam hal, dan kemudian kita sampai pada titik ini,” lanjutnya kesal.

- Advertisement -

Keraguan Standar Pengambilan Keputusan

Lebih jauh, Schmeichel juga menyoroti lambatnya proses pengambilan keputusan. Menurutnya, waktu lima menit yang dihabiskan VAR hanya untuk mencari celah pelanggaran justru menunjukkan keraguan wasit itu sendiri.

“Darren England membutuhkan lima menit. Dia memulai tayangan ulang berulang kali. Itu sendiri menimbulkan begitu banyak keraguan pada keputusan tersebut,” pungkasnya.

Terlepas dari kontroversi yang menyelimuti laga ini, tambahan tiga poin di markas West Ham membuat Arsenal semakin tak terbendung di pucuk klasemen Premier League. The Gunners kini mengoleksi 79 poin, unggul lima angka dari pesaing terdekatnya, Manchester City, dengan hanya menyisakan dua pertandingan musim ini.

Mingguan

Dibantai Spanyol 4-1 di Sevilla, Slaven Bilic Murka Kroasia Tampil Lembek bak Beri Panggung Perayaan

Hasil UEFA Nations League Spanyol vs Kroasia skor 4-1. Lamine Yamal cetak brace, pelatih Slaven Bilic murka sebut Kroasia tampil minim agresivitas.

Panjat Tebing Asian Games 2026: 5 Fakta Perjuangan Dramatis Alma & Sukma di Final

Hasil final Panjat Tebing Asian Games 2026 nomor lead putri. Alma Ariella Tsany finis ke-5 dan Sukma Lintang Cahyani ke-8. Simak ulasan taktik dan perjuangan heroik mereka!

Hong Kong vs Kamboja: Petaka Menit 41 Dihukum Insting Buas Matthew Orr

Laga final perebutan takhta juara antara Hong Kong vs Kamboja diwarnai ketegangan tinggi. Tembok pertahanan tim tamu akhirnya runtuh oleh gol maut Matthew Orr.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Hasil Akhir Hong Kong vs Laos: Skuad Tuan Rumah Ng...

Timnas Hong Kong sukses membantai Laos dengan skor telak 4-0 di laga Grup A Challenge Division FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Kai Tak Sports Park.

Comeback Dramatis di Hiroshima! Brace Ayase Ueda B...

Hasil Kirin Challenge Cup 2026 Jepang vs Venezuela skor 2-1. Brace Ayase Ueda bawa Samurai Biru comeback dramatis sekaligus pecah rekor kemenangan sejak 2012.

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.