5 Kandidat Pelatih Timnas Italia Pengganti Gattuso

Berita Terkait

- Advertisement -

ROMA, OneSports – Badai krisis yang menghantam sepak bola Italia semakin memburuk. Untuk ketiga kalinya dalam 12 tahun terakhir, Timnas Italia harus kembali menelan pil pahit berupa kegagalan melangkah ke putaran final Piala Dunia. Skuad Gli Azzurri resmi menjadi penonton di Piala Dunia 2026, sebuah tragedi yang memaksa negara pengoleksi empat gelar juara dunia ini untuk merenungkan kembali masa depan sepak bola mereka.

Buntut dari rentetan kegagalan memalukan ini sangat fatal. Pelatih kepala Gennaro Gattuso, yang mengawasi bencana terbaru berupa kekalahan adu penalti dari Bosnia & Herzegovina, langsung mengundurkan diri dari jabatannya. Eksodus juga merambah ke kursi federasi setelah Presiden FIGC, Gabriele Gravina, resmi meletakkan jabatannya pada hari Kamis untuk mengakhiri masa kepemimpinannya selama delapan tahun.

Kini, federasi dihadapkan pada tugas maha berat untuk mencari nakhoda baru yang mampu memimpin Italia menuju kebangkitan di Euro 2028 dan menargetkan comeback di Piala Dunia 2030. The Sporting News telah merangkum lima kandidat kuat pelatih Timnas Italia yang siap mengambil alih kursi panas tersebut.

1. Stefano Pioli

Nama pertama dan yang dinilai paling masuk akal untuk mengambil alih pekerjaan ini adalah mantan pelatih AC Milan dan Fiorentina, Stefano Pioli. Pria berusia 60 tahun ini sedang menganggur setelah dilepas oleh Fiorentina pada November lalu. Rekam jejaknya sangat panjang di Serie A, pernah menangani Lazio, Inter Milan, AC Milan, dan bahkan sempat mencicipi sepak bola Arab Saudi bersama Al Nassr.

Namun, kendala terbesar bagi Italia jika memilih Pioli adalah catatan rekam jejaknya baru-baru ini yang selalu berakhir dengan kegagalan. Setelah lima tahun di AC Milan, ia dipecat pada Mei 2024 karena tertinggal 19 poin dari Inter sang juara, dengan hanya menyumbang satu trofi. Kiprahnya bersama Cristiano Ronaldo di Al Nassr juga berumur pendek, sementara tugas terbarunya di Fiorentina dinilai sebagai sebuah bencana.

2. Massimiliano Allegri

Kandidat Italia lainnya yang secara mengejutkan belum pernah menangani tim nasional adalah Massimiliano Allegri. Saat ini, Allegri sedang menikmati masa-masa indah bersama AC Milan, membawa klub tersebut bertengger di posisi kedua klasemen Serie A, hanya terpaut lima poin di belakang Inter dengan delapan laga tersisa musim ini.

Karier gemilang pelatih berusia 58 tahun ini sebagian besar dihabiskan bersama Juventus, di mana ia memenangkan lima dari total enam gelar Serie A miliknya. Allegri dikenal dengan gaya taktis “kuno” atau pragmatis yang sangat efektif dan berorientasi pada hasil. Jika FIGC mampu merayunya keluar dari San Siro, filosofi permainannya dinilai sangat cocok untuk mengembalikan mentalitas pemenang di tubuh Timnas Italia.

- Advertisement -

3. Roberto Mancini

Di tengah periode krisis ini, sangat masuk akal jika Italia menoleh kembali kepada sosok pria yang memberikan mereka trofi besar terakhir, yakni gelar juara Euro 2020. Sayangnya, memanggil Roberto Mancini juga berarti memanggil sosok yang bertanggung jawab atas kegagalan tragis kualifikasi Piala Dunia 2022 saat mereka dipermalukan Makedonia Utara di semifinal playoff.

Terlepas dari memori buruk tersebut, Mancini memiliki jam terbang dan pengalaman di sepak bola internasional yang jauh lebih banyak daripada kandidat lainnya. Selain pernah melatih Italia dan Arab Saudi, saat ini ia sedang memimpin klub asal Qatar, Al Sadd. Godaan untuk kembali mengabdi pada negara kelahirannya mungkin bisa membuatnya mudah dibujuk.

4. Fabio Cannavaro

Ini mungkin terdengar seperti sebuah perjudian, tetapi mantan kapten Italia yang mengangkat trofi Piala Dunia 2006 ini sedang berusaha membuktikan kapasitasnya. Setelah berpindah-pindah klub dari Al Nassr, Guangzhou Evergrande, Udinese, hingga Dinamo Zagreb, Cannavaro kini menorehkan sejarah dengan membawa Timnas Uzbekistan lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia pada musim panas ini.

Jika pelatih berusia 52 tahun itu berhasil tampil impresif bersama Uzbekistan di panggung dunia, bukan tidak mungkin FIGC akan meliriknya. Pengalamannya melatih Timnas China serta pencapaiannya bersama Uzbekistan memberikan Cannavaro pengalaman internasional yang memadai untuk menangani ruang ganti yang sedang hancur.

5. Pep Guardiola

Mungkinkah ini benar-benar terjadi? Rumor kencang yang beredar menyebutkan bahwa Pep Guardiola berniat meninggalkan Manchester City di akhir musim, meskipun kontraknya baru akan habis pada musim panas tahun depan. Jika itu terjadi, pelatih jenius ini kemungkinan besar ingin mengambil waktu istirahat dari tekanan harian sepak bola klub.

Masa jeda panjang (sabbatical) ini bisa dihabiskan dengan mengambil posisi manajerial di tingkat internasional, yang memiliki tekanan manajerial harian jauh lebih rendah. Media top Italia, Gazzetta dello Sport, secara terang-terangan telah memasukkan nama Guardiola dalam bursa pelatih baru Timnas Italia. Membawa raksasa yang tertidur seperti Italia kembali ke masa kejayaannya tentu akan menjadi tantangan mahakarya yang sangat menggiurkan bagi seorang Pep Guardiola.

- Advertisement -

Mingguan

Bedah Kekuatan Grup E Piala Dunia 2026: Misi Penebusan Dosa Jerman, Dominasi Ekuador, hingga Sejarah Curacao

Julian Nagelsmann dituntut membawa Die Mannschaft bangkit dari keterpurukan, sementara tim sekecil Curacao siap mencatatkan tinta emas di panggung dunia.

Gila! Negara Seukuran Kota Prabumulih Lolos ke Piala Dunia 2026: Bukti Nyata Ukuran Bukan Halangan di Sepak Bola

Miliki luas wilayah yang hampir identik dengan "Kota Nanas" di Sumatera Selatan, Curacao sukses menciptakan keajaiban menembus panggung terbesar sejagat dan menantang raksasa Jerman.

Spektakuler! Tiga Panggung Megah Pembukaan Piala Dunia 2026 Bertabur Bintang Beken Dunia

Mulai dari Shakira, Michael Buble, hingga Katy Perry dan LISA BLACKPINK siap mengguncang Amerika Utara dalam tiga upacara pembukaan yang digelar terpisah di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Kejutan Besar Skuad Oranje! Jeremie Frimpong Dicoret dari Daftar Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Berstatus sebagai salah satu bek kanan paling eksplosif di Eropa bersama Bayer Leverkusen, pemain berusia 25 tahun ini secara mengejutkan tak dibawa oleh Ronald Koeman ke Amerika Utara.

Menggila di Kansas City! Hat-trick Lionel Messi Bawa Argenti...

Sempat dikejutkan oleh gol Aljazair yang dianulir VAR di menit-menit awal, La Albiceleste merespons dengan dominasi penuh lewat pertunjukan magis sang kapten.

Skenario Gila Bagan Piala Dunia 2026: Kapan dan di Mana Duel...

Belum pernah sekalipun bentrok di ajang Piala Dunia, struktur bagan fase gugur tahun ini membuka asa terwujudnya duel epik antara Argentina melawan Portugal.

Mengenal ‘Rowing Chant’ ala Viking, Yel-yel Meng...

Terinspirasi dari armada kapal kuno, selebrasi ikonik bak prajurit Viking ini siap menggetarkan stadion di Amerika Utara mengiringi langkah Erling Haaland dan kolega.

Piala Dunia 2026: Tahan Imbang Spanyol 0-0, Kiper Gaek Tanju...

Melakoni debut bersejarah di panggung dunia, penjaga gawang berusia 40 tahun ini melakukan 7 penyelamatan krusial hingga pengikut media sosialnya melonjak dari 50 ribu menjadi 5 juta dalam semalam.

Trending

Prediksi Grup B Piala Dunia 2026: Ujian Berat Qata...

Tampil untuk kedua kalinya di panggung Piala Dunia, The Maroons harus mati-matian menjaga selisih gol saat menghadapi dominasi La Nati di San Francisco.

Adu Taktik di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026...

Ujian pertama Carlo Ancelotti bersama Selecao akan mendapat perlawanan sengit dari Singa Atlas yang tak lagi berstatus sebagai tim kuda hitam.

Prediksi Line-Up Laga Pembuka Piala Dunia 2026: Me...

Gegap gempita Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya akan resmi dimulai pada hari Kamis ini! Laga pembuka akan menyajikan pertarungan sengit di Grup A antara salah sat...

#Taggar