Persiapan Tim Nasional India menjelang laga pembuka Unity Cup melawan Jamaika di London pada Rabu (27/5/2026) waktu setempat diwarnai ujian berat. Skuad Blue Tigers dihantam krisis pemain akibat penarikan mendadak tujuh penggawa dari klub Mohun Bagan tepat sebelum keberangkatan tim ke Inggris.
Kondisi ini memaksa pelatih kepala India, Khalid Jamil, mendarat di London dengan skuad yang sangat pincang, yakni hanya berkekuatan 17 pemain.
Untuk menambal lubang di dalam skuad, tim pelatih langsung memanggil sejumlah nama tambahan. Berikut adalah daftar pemain susulan yang dipanggil untuk memperkuat Timnas India di London:
- Amunisi Darurat yang Sudah Bergabung: Hrithik Tiwari (Kiper), Macarton Nickson, dan Nikhil Barla.
- Pemain yang Dijadwalkan Segera Menyusul: Mohammed Sanan, Ricky Meetei Haobam, dan Vikram Partap Singh.
Respons Tegas Khalid Jamil
Meski kehilangan banyak pilar utama hanya dalam hitungan jam sebelum terbang, Khalid Jamil menolak untuk panik. Ia menegaskan bahwa fokus timnya tidak terganggu sama sekali dalam menatap turnamen yang juga diikuti oleh Nigeria dan Zimbabwe tersebut.
“Bagi kami, tidak masalah apakah ada pemain Mohun Bagan atau tidak di dalam skuad,” tegas Jamil merespons situasi krisis tersebut. “Siapa pun pemain yang tersedia, kami akan bermain dengan mereka. Ini justru menjadi kesempatan emas bagi para pemain yang ada untuk membuktikan diri saat melawan tim yang jauh lebih kuat.”
Bermain di Inggris juga membangkitkan memori Jamil saat masih aktif bermain pada tahun 2000 silam. Ia yakin atmosfer sepak bola di Britania Raya akan memberikan energi positif bagi timnya.
“Inggris adalah pusat sepak bola dunia. Tampil apik di sana dengan stadion yang penuh bisa mendongkrak kepercayaan diri. Apalagi, kita memiliki diaspora India yang sangat besar di Inggris, saya yakin dukungan penonton akan mengalir deras,” imbuhnya.
Tantangan Berat Menghadapi Jamaika
Dari sudut pandang pemain, penyerang Edmund Lalrindika menilai turnamen ini sebagai wadah uji coba yang krusial. Mengingat Jamaika berada di peringkat 71 FIFA—jauh di atas India yang menempati posisi 136—laga ini menjadi parameter ideal untuk mengukur level permainan tim.
Di kubu lawan, Timnas Jamaika datang dengan kekuatan yang patut diwaspadai. Skuad berjuluk Reggae Boyz ini nyaris menembus putaran final Piala Dunia 2026 sebelum akhirnya takluk dari Republik Demokratik Kongo di babak playoff pada Maret lalu.
Pelatih Jamaika, Rudolph Speid, mengungkapkan bahwa ia sengaja membawa kombinasi pemain muda berbakat dan sosok veteran untuk menjaga kedalaman skuad. Namun, ia tak menampik bahwa kekuatan India masih menjadi misteri bagi timnya.
“India cukup sulit dipetakan karena kami sudah sangat lama tidak saling berhadapan di level senior. Kami memang telah menganalisis beberapa video pertandingan mereka, tetapi kekuatan asli mereka masih menjadi teka-teki bagi kami,” pungkas Speid.



