RIYADH – Usia 41 tahun nyatanya cuma sekadar angka di KTP buat monster bernama Cristiano Ronaldo. Megabintang asal Portugal ini baru saja mengukir sejarah epik usai menasbihkan dirinya sebagai top skor sepanjang masa Al Nassr di kancah Saudi Pro League.
Momen bersejarah ini tercipta saat The Global Club menjamu Al Taawoun pada matchday keempat Liga Arab Saudi di Al Awwal Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. Laga yang berjalan alot tersebut berhasil dikunci tuan rumah dengan kemenangan tipis 2-1 berkat sentuhan magis sang kapten.
Ronaldo tampil sebagai pahlawan lewat gol penentu kemenangan di babak kedua. Menariknya, proses gol ini membuktikan positioning CR7 yang masih sangat mematikan di dalam kotak penalti. Ia berada di posisi dan waktu yang tepat untuk membelokkan bola tembakan keras Mohamed Simakan hingga sukses merobek jala lawan.
Satu sentuhan krusial itu menggenapkan pundi-pundi gol Ronaldo menjadi 104 gol hanya dari 110 penampilan di liga domestik bersama Al Nassr. Catatan rasio gol yang sangat klinis ini resmi melampaui rekor legenda klub, Mohammed Al Sahlawi, yang sebelumnya ‘kedinginan di pucuk’ dengan 103 gol (dari 205 laga pada periode 2009-2019).
Meski sukses menorehkan tinta emas individu, eks bintang Real Madrid dan Manchester United ini ogah jemawa. Baginya, asupan bola dari rekan setim adalah kunci utama mengapa ia tetap tajam di usia senja.
“Saya sangat bahagia. Ini pencapaian luar biasa, tapi bukan hanya prestasi Cristiano. Saya harus berterima kasih kepada rekan-rekan setim, karena tanpa mereka, ini tidak mungkin terjadi,” tegas Ronaldo dilansir dari World Soccer Talk.
Kini, radar sejarah sepak bola dunia terus memantau pergerakan Ronaldo. Gol ke gawang Al Taawoun menjadi torehan ke-978 sepanjang karier profesionalnya. Artinya, sang alien hanya butuh 22 gol lagi untuk menyentuh rekor mustahil 1.000 gol.
Pertanyaannya, mampukah CR7 menuntaskan misi gila tersebut sebelum memutuskan gantung sepatu?

