Alasan Pep Guardiola Absen Dampingi Man City vs Liverpool di FA Cup

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -

MANCHESTER – Babak perempat final (putaran keenam) FA Cup akhir pekan ini akan menyajikan salah satu rivalitas modern paling bergengsi di sepak bola Inggris saat Manchester City menjamu Liverpool di Etihad Stadium.

Laga ini dipenuhi oleh nuansa perpisahan dari beberapa wajah familiar yang mendefinisikan era persaingan sengit antara Pep Guardiola dan Jurgen Klopp.

Bintang Liverpool, Mohamed Salah, dipastikan akan melakoni laga pamungkasnya dalam fixture ini setelah mengumumkan akan hengkang pada akhir musim.

Di kubu tuan rumah, kapten Bernardo Silva yang kontraknya habis musim ini juga berpotensi memimpin The Citizens melawan The Reds untuk terakhir kalinya.

Namun, kejutan terbesar justru datang dari pinggir lapangan. Sosok utama di balik kesuksesan Manchester City, Pep Guardiola, dipastikan tidak akan mendampingi skuadnya secara langsung dari area teknis pada laga krusial ini.

Alasan Absennya Pep Guardiola

Manajer asal Spanyol itu terpaksa harus menonton jalannya pertandingan dari bangku penonton Etihad Stadium.

- Advertisement -

Hal ini dikarenakan Guardiola sedang menjalani masa hukuman larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya.

Laga melawan Liverpool ini merupakan pertandingan kedua dari sanksi tersebut.

Sebelumnya, Guardiola juga absen dari bangku cadangan saat Manchester City ditahan imbang 0-0 oleh West Ham United bulan lalu.

Guardiola memang sempat terlihat berada di pinggir lapangan saat mengantarkan City meraih kemenangan 2-0 atas Arsenal di final Carabao Cup belum lama ini.

Namun, kehadiran tersebut dimungkinkan karena berdasarkan regulasi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), hukuman akumulasi kartu kuning tidak berlaku untuk pertandingan babak final turnamen piala utama.

Reuni Unik Pep Lijnders dan Liverpool

Absennya Guardiola memunculkan sebuah ironi yang menarik. Posisi pelatih kepala di area teknis Manchester City akan diambil alih oleh asisten pelatih, Pep Lijnders.

Menariknya, Lijnders merupakan mantan asisten kepercayaan Jurgen Klopp selama bertahun-tahun di Liverpool.

Ketika Guardiola merombak susunan staf kepelatihannya pada musim panas lalu, ia secara khusus meminta restu kepada Klopp untuk membawa Lijnders ke Manchester City.

Pria asal Belanda tersebut sebelumnya telah bekerja di Liverpool selama hampir satu dekade, yakni pada periode 2014 hingga 2024 (diselingi masa bakti singkat sebagai pelatih kepala NEC Nijmegen).

- Advertisement -

Lijnders meninggalkan Anfield bersamaan dengan mundurnya Jurgen Klopp pada akhir musim 2023/2024.

Setelah sempat menjalani karier yang kurang sukses sebagai pelatih kepala Red Bull Salzburg, ia akhirnya menerima pinangan Guardiola untuk merapat ke Etihad.

“Saya mendapat banyak informasi dari orang-orang yang pernah dilatih atau dikelola olehnya di Liverpool,” ungkap Guardiola menjelaskan alasan perekrutan Lijnders beberapa waktu lalu.

“Saya merasa perlu menyegarkan diri terlebih dahulu dengan orang-orang baru yang memiliki pengetahuan luar biasa tentang permainan dan Premier League.

Saya sangat menyukai banyak hal yang dia (Lijnders) lakukan bersama Jurgen di Liverpool,” lanjut eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.

Guardiola menambahkan bahwa ia dan Lijnders memiliki kecocokan visi sejak pertemuan pertama mereka. “Kami berbicara pada suatu hari, dan saya pikir kami langsung merasa terhubung.

Saya sangat beruntung bahwa sejak hari pertama saya menjadi manajer, saya dikelilingi oleh staf dan orang-orang terdekat yang hebat, dan Pep (Lijnders) adalah salah satunya.”

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

10 Penyerang Terbaik Inggris Era 90-an: Dari Shearer hingga ...

LONDON – Inggris dikenal luas sebagai negara yang banyak melahirkan penyerang hebat sepanjang sejarah sepak bola dunia. Pada era awal h...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -