LONDON, OneSports – Kekalahan pahit Arsenal di perempat final FA Cup menyisakan sebuah kontroversi panas.
Winger andalan The Gunners, Gabriel Martinelli, menuai kecaman luas setelah tertangkap kamera mendorong wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
Seperti diketahui, langkah Arsenal di ajang FA Cup musim 2025/2026 resmi terhenti usai takluk 1-2 dari tuan rumah Southampton di St Mary’s Stadium, Sabtu (4/4/2026).
Tim tamu sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Rob Stewart, sebelum Viktor Gyokeres menyamakan kedudukan. Namun, gol penentu dari Shea Charles akhirnya mengubur mimpi Arsenal.
Frustrasi Berujung Tindakan Fisik ke Wasit
Dalam laga tensi tinggi tersebut, Gabriel Martinelli sejatinya tampil cukup impresif sejak menit awal.
Pemain sayap asal Brasil itu tercatat melepaskan lima tembakan, membuat dua umpan kunci, dan mencatatkan dua dribel sukses. Namun, kerja kerasnya tak membuahkan hasil bagi The Gunners.
Rasa frustrasi akibat timnya tertinggal memuncak di masa injury time. Pada menit ke-94, Arsenal mendapatkan hadiah tendangan bebas.
Karena ingin segera memulai kembali pertandingan demi mengejar gol penyeimbang, emosi Martinelli meledak. Ia nekat mendorong wasit Sam Barrott untuk segera mengambil bola.
Beruntung bagi Martinelli, wasit Barrott hanya mencabut kartu kuning dari sakunya atas tindakan indisipliner tersebut.
Dikecam Mantan Wasit Liga Inggris
Meski hanya diganjar kartu kuning, insiden dorongan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak.
Salah satu kecaman datang dari mantan wasit Liga Inggris, Mark Halsey, yang menilai Martinelli pantas langsung diusir keluar lapangan.
Halsey menyebut tindakan pemain bernomor punggung 11 itu benar-benar tidak menghormati sang pengadil lapangan.
“Meskipun Sam memberikan kartu kuning, bagi saya itu kartu merah. Anda tidak boleh menyentuh wasit, apalagi sampai mendorongnya,” tegas Halsey seperti dikutip dari Mirror.
Halsey secara khusus juga menyayangkan sikap juniornya, Sam Barrott, yang dianggap terlalu lunak dalam mengambil keputusan di momen krusial tersebut.
“Saya pikir Sam memimpin pertandingan dengan baik secara keseluruhan, tetapi saya rasa dia mengecewakan komunitas wasit dengan tidak mengusir Gabriel Martinelli karena mendorongnya saat memberikan tendangan bebas,” pungkasnya.

