MANCHESTER, OneSportsID – Genderang perang perebutan takhta Premier League musim 2025/2026 memasuki fase paling krusial. Manchester City kini berada dalam posisi “menyerang” untuk menggoyang dominasi Arsenal di puncak klasemen. Peluang emas itu hadir saat The Citizens menjamu Crystal Palace di Etihad Stadium, Kamis (14/5/2026) pukul 02.00 WIB.
Skuad asuhan Pep Guardiola saat ini duduk di peringkat kedua dengan koleksi 74 poin. Menariknya, City baru memainkan 35 pertandingan, berbanding 36 laga yang sudah dilakoni Arsenal (79 poin). Artinya, kemenangan dini hari nanti bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan perang bahwa perburuan gelar juara masih jauh dari kata usai.
Misi Pangkas Jarak Menjadi Dua Angka
Kalkulasinya sederhana: jika Kevin De Bruyne dkk berhasil mengamankan poin penuh dari tangan The Eagles, selisih poin dengan Arsenal akan terkikis menjadi hanya dua angka saja. Dengan sisa tabungan pertandingan yang dimiliki, City secara teknis masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri untuk menyalip sang rival.
Namun, beban mental kini berada di pundak pasukan Manchester Biru. Hasil selain kemenangan, apalagi jika sampai menelan kekalahan di pekan-pekan pamungkas ini, bakal menjadi karpet merah bagi Arsenal untuk melenggang mulus mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut.
Jangan Remehkan Sengatan The Eagles
Meski Manchester City jauh lebih diunggulkan di atas kertas, Crystal Palace bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Oliver Glasner tersebut saat ini menempati posisi ke-15 dengan 44 poin.
Meskipun sudah relatif aman dari zona degradasi, Palace tetap mengusung misi untuk memperbaiki posisi mereka di papan tengah. Jean-Philippe Mateta dkk kerap kali menjadi “batu sandungan” bagi tim-tim besar yang sedang terlena. Kedisiplinan lini belakang Palace bakal menjadi ujian berat bagi mesin gol City, Erling Haaland, yang dipastikan bakal tampil menggebu sejak menit awal.
Persaingan Panas Hingga Pekan Terakhir
Melihat tabel klasemen saat ini, tensi kompetisi memang sedang tinggi-tingginya. Di bawah City, Manchester United dan Liverpool terus menguntit meski jarak poinnya sudah cukup lebar untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Fokus utama kini tertuju pada duel jarak jauh antara London Utara dan Manchester.
Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang sangat tenang dalam menghadapi situasi crunch time seperti ini. Konsistensi permainan dan kedalaman skuad akan menjadi kunci bagi City untuk terus memberikan tekanan psikologis kepada Arsenal hingga pekan terakhir kompetisi. Siapkan mata kalian, Bos, karena drama Premier League dini hari nanti dipastikan bakal berlangsung sengit!


