MANCHESTER, OneSportsID – Suasana panas persaingan gelar juara Premier League musim 2025/2026 kian dibumbui bumbu penyedap berupa kontroversi wasit.
Namun, manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan dirinya ogah terseret dalam arus drama Video Assistant Referee (VAR) yang baru-baru ini menguntungkan sang rival, Arsenal.
Kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas West Ham akhir pekan lalu memang memicu perdebatan hebat. Gol penyeimbang West Ham lewat Callum Wilson dianulir VAR karena dugaan pelanggaran terhadap kiper David Raya.
Keputusan ini dianggap banyak pihak sebagai “keberuntungan” bagi The Gunners untuk tetap menjaga napas di puncak klasemen.
Jawaban Dingin Pep: “Tanya Saja Wasit!”
Saat disodori pertanyaan mengenai standar ganda wasit—mengingat pemain Arsenal juga sering kedapatan mengganggu kiper lawan dalam situasi serupa namun jarang dihukum—Pep merespons dengan gaya khasnya yang dingin dan pragmatis.
“Pertanyaan itu harusnya diajukan ke wasit, karena itu adalah keputusan mereka sepenuhnya,” cetus Guardiola sebagaimana dilansir dari Mirror.
Bagi pelatih asal Spanyol ini, memperdebatkan teknologi yang sudah menjadi bagian dari sepak bola selama bertahun-tahun adalah kesia-siaan. Ia lebih memilih untuk beradaptasi dengan kenyataan di lapangan daripada mengeluhkan keputusan yang sudah diketuk palu.
Ogah Terdistraksi Hal di Luar Kontrol
Pep Guardiola sadar betul bahwa fokus adalah komoditas paling berharga di pekan-pekan krusial seperti sekarang.
Ia tidak ingin energi anak asuhnya terkuras untuk memikirkan poin yang didapat tim rival melalui proses yang kontroversial.
“Kalau ada hal-hal yang tidak bisa kami kontrol, ya sudah, lupakan saja,” tegas pelatih berusia 55 tahun tersebut. Sikap ini menunjukkan mentalitas juara City yang lebih memilih untuk membuktikan kualitas lewat performa ketimbang mencari alasan di balik meja hijau.
Misi Tempel Ketat Meriam London
Posisi klasemen saat ini memang menuntut City untuk tampil sempurna tanpa cela. Arsenal masih memimpin dengan 79 poin dari 36 laga, sementara Manchester City mengintai di posisi kedua dengan 74 poin dan masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak (35 laga).
Misi terdekat The Citizens adalah menjamu Crystal Palace pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi Pep guna merapatkan jarak menjadi hanya dua poin.
Dengan mentalitas “tutup telinga” terhadap drama eksternal, City berharap bisa terus memberikan tekanan psikologis kepada Arsenal hingga detik terakhir kompetisi. Di Etihad, drama sesungguhnya baru akan dimulai!


