Musim 2025/2026 Liga Inggris akan ditutup secara serentak pada akhir pekan ini. Arsenal bakal tampil sebagai juara untuk pertama kalinya dalam 22 tahun saat bertandang ke markas Crystal Palace. Sementara itu, Manchester City bersiap menggelar perpisahan untuk Pep Guardiola saat menjamu Aston Villa di Etihad Stadium.
Persaingan krusial juga masih terjadi di papan bawah untuk menghindari degradasi. West Ham United masih berpeluang lolos dari jerat turun kasta jika mampu mengalahkan Leeds United. Syaratnya, pesaing terdekat mereka, Tottenham Hotspur, harus menelan kekalahan dari Everton.
Menariknya, seluruh rangkaian pertandingan pekan ke-38 ini digelar serentak pada Minggu (24/5/2026). Tidak ada satu pun pertandingan yang dimainkan pada hari Sabtu. Keputusan ini didasari oleh dua alasan utama, yakni regulasi penyiaran (broadcasting) lokal dan integritas olahraga.
Di Inggris, masih berlaku aturan “blackout” penyiaran pada hari Sabtu pukul 3 sore waktu setempat. Artinya, pertandingan sepak bola kompetisi lokal tidak boleh disiarkan secara langsung di televisi pada jam tersebut. Aturan lawas ini sengaja dipertahankan untuk melindungi tingkat kehadiran penonton langsung di stadion.
Alasan kedua berkaitan erat dengan asas keadilan kompetisi (sporting integrity). Premier League mewajibkan seluruh laga pekan terakhir memulai kick-off pada detik yang bersamaan. Hal ini untuk mencegah sebuah tim mendapat keuntungan jika mereka mengetahui hasil pertandingan rival yang bermain lebih awal.
Jika jadwal pekan terakhir dipaksakan bergulir hari Sabtu pukul 3 sore, pihak pemegang hak siar tidak akan bisa menayangkan momen krusial ini karena terbentur aturan blackout. Oleh karena itu, seluruh jadwal digeser ke hari Minggu agar laga penentuan nasib klub-klub Inggris ini bisa disiarkan secara penuh.


