Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City, Akhir Sebuah Dinasti di Premier League

Pep Guardiola disebut akan meninggalkan Manchester City akhir musim ini dan Enzo Maresca jadi kandidat utama pengganti.

- Advertisement -

Poin Utama:

  • Pep Guardiola dikabarkan meninggalkan Manchester City akhir musim ini.
  • City disebut mulai memberi tahu sponsor soal pengumuman besar tersebut.
  • Enzo Maresca menjadi kandidat utama penerus Guardiola.
  • Guardiola telah mempersembahkan 41 trofi sepanjang karier kepelatihannya.
  • Era dominasi Manchester City disebut memasuki babak baru.
  • Fabrizio Romano menyebut hanya Maresca yang cocok menggantikan Pep.

Sebuah era yang mengubah wajah sepak bola Inggris tampaknya benar-benar mendekati garis akhir.

Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini, mengakhiri satu dekade penuh dominasi, revolusi taktik, dan banjir trofi yang menjadikan The Citizens sebagai kekuatan paling menakutkan di Eropa.

- Advertisement -

Laporan mengejutkan itu pertama kali diungkap Daily Mail pada Senin waktu setempat. Meski Guardiola baru saja memperpanjang kontraknya hingga Juni 2027 pada November 2025 lalu, pelatih asal Catalan tersebut disebut telah memutuskan untuk mengakhiri perjalanannya di Stadion Etihad lebih cepat.

Jika kabar ini benar terjadi, maka sepak bola Inggris akan kehilangan salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah modern Premier League.

- Advertisement -

Manchester City Mulai Bersiap Kehilangan Guardiola

Menurut laporan tersebut, Manchester City bahkan sudah mulai memberi sinyal kepada sejumlah mitra sponsor bahwa pengumuman besar terkait masa depan Guardiola akan segera diumumkan.

Situasi itu membuat rumor kepergian Guardiola semakin sulit dibendung.

“Berita ini juga telah menjadi rahasia umum di antara beberapa orang yang dekat dengan Guardiola,” tulis Daily Mail.

Timing kabar ini terasa sangat menarik. Sebab, Manchester City saat ini masih terlibat persaingan panas dengan Arsenal dalam perebutan gelar Premier League musim 2025/26.

Namun di balik tensi perebutan trofi tersebut, City ternyata diam-diam mulai menyiapkan kehidupan baru tanpa Guardiola.

- Advertisement -
Enzo Maresca

Enzo Maresca Jadi Pewaris Takhta Etihad

Nama yang paling kuat dikaitkan sebagai penerus Guardiola adalah Enzo Maresca.

Mantan pelatih Chelsea itu disebut menjadi pilihan utama manajemen Manchester City untuk melanjutkan proyek besar klub.

Bahkan jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano menegaskan bahwa Maresca adalah satu-satunya sosok yang benar-benar dianggap cocok menggantikan Guardiola.

“Tidak ada nama lain. Hanya Enzo Maresca yang cocok untuk pekerjaan di Manchester City ketika Pep Guardiola pergi,” ujar Romano.

Laporan dari AS juga menyebut Maresca bahkan sudah mulai terlibat dalam perencanaan skuad musim depan bersama direktur olahraga Hugo Viana.

- Advertisement -

Pilihan tersebut bukan tanpa alasan.

- Advertisement -

Maresca merupakan sosok yang memahami DNA permainan Guardiola. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Manchester City dan sangat memahami filosofi positional play yang selama ini menjadi identitas klub.

Guardiola dan Warisan yang Sulit Disentuh

Jika ini benar-benar menjadi musim terakhir Guardiola, maka ia akan meninggalkan Manchester City dengan warisan yang nyaris mustahil ditandingi.

Sejak datang pada 2016, Guardiola mengubah City menjadi mesin kemenangan paling konsisten di Inggris.

Di bawah arahannya, City berhasil memenangkan:

- Advertisement -
  • 6 gelar Premier League
  • Liga Champions
  • FA Cup
  • League Cup
  • UEFA Super Cup
  • FIFA Club World Cup

Bahkan City mencetak sejarah dengan menjadi klub pertama yang memenangkan empat gelar Premier League secara beruntun.

Namun lebih dari sekadar trofi, Guardiola meninggalkan revolusi besar dalam cara sepak bola dimainkan.

Ia mengubah City dari klub kaya raya menjadi simbol kesempurnaan taktik modern.

Akhir Sebuah Dinasti?

Musim ini sebenarnya tidak berjalan sepenuhnya mulus bagi Manchester City. Krisis cedera, inkonsistensi performa, dan regenerasi skuad mulai memperlihatkan tanda-tanda bahwa siklus dominasi mereka perlahan memasuki fase baru.

Meski demikian, Guardiola tetap berhasil mempersembahkan trofi setelah City memenangkan Piala FA dengan mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley.

- Advertisement -

Trofi tersebut menjadi gelar ke-41 Guardiola sepanjang karier kepelatihannya—angka yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pelatih terbesar sepanjang sejarah sepak bola.

Kini, pertanyaan terbesar bukan lagi apakah Guardiola akan pergi.

- Advertisement -

Tetapi:
bagaimana Manchester City bisa bertahan setelah ditinggalkan sosok yang selama hampir satu dekade menjadi jantung dari seluruh identitas mereka?

- Advertisement -

Mingguan

Dibantai Spanyol 4-1 di Sevilla, Slaven Bilic Murka Kroasia Tampil Lembek bak Beri Panggung Perayaan

Hasil UEFA Nations League Spanyol vs Kroasia skor 4-1. Lamine Yamal cetak brace, pelatih Slaven Bilic murka sebut Kroasia tampil minim agresivitas.

5 Bukti Laga Indonesia vs Bangladesh Bersih dari Kecurangan Wasit

Kemenangan telak 9-2 dalam laga Indonesia vs Bangladesh dituding penuh kontroversi injury time. Pengamat Binder Singh bongkar 5 fakta aturan IFAB untuk membungkam kritik.

Dikritik Paul Scholes Bukan Kiper Kelas Atas, Penjaga Gawang MU Senne Lammens Beri Balasan Menohok

Start lambat Setan Merah musim ini membuat kualitas penjaga gawang asal Belgia tersebut dipertanyakan oleh legenda klub. Sang kiper menegaskan tak akan mengubah karakternya demi memuaskan ekspektasi publik.

Berita Terkait

Timnas Malaysia Catat Rekor Aneh: 3 Fakta Gagal Juara Meski ...

Ironi di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Malaysia mencetak rekor clean sheet sempurna tanpa kebobolan satu gol pun, namun gagal melaju ke final. Simak faktanya!

Ousmane Dembele Memble: 3 Fakta Mengecewakan Saat Prancis Ba...

Ousmane Dembele tampil di bawah ekspektasi meski Prancis menang telak 4-1 atas Belgia. Simak statistik minor dan pembelaan Zinedine Zidane di sini!

Thailand Kalah Adu Penalti: 3 Fakta Menyakitkan Kegagalan Sk...

Timnas Thailand harus merelakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 jatuh ke tangan tuan rumah, Indonesia. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), J...

Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup: 3 Reaksi Emosional Bintang...

Penantian panjang berakhir! Timnas Indonesia resmi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai tekuk Thailand. Simak curhatan haru Ole Romeny, Luke Vickery, dan Dean James.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-117: Rekor John Herdman Sa...

Posisi ranking FIFA Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan positif di bawah kepemimpinan pelatih kepala asal Inggris, John Herdman. Berdasarkan pembaru...

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final: 5 Analisis T...

Malam puncak yang paling mendebarkan bagi seluruh pecinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara akhirnya tiba di depan mata. Ajang turnamen bergengsi regional ak...

Trending

Hasil Akhir Hong Kong vs Laos: Skuad Tuan Rumah Ng...

Timnas Hong Kong sukses membantai Laos dengan skor telak 4-0 di laga Grup A Challenge Division FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Kai Tak Sports Park.

Comeback Dramatis di Hiroshima! Brace Ayase Ueda B...

Hasil Kirin Challenge Cup 2026 Jepang vs Venezuela skor 2-1. Brace Ayase Ueda bawa Samurai Biru comeback dramatis sekaligus pecah rekor kemenangan sejak 2012.

Drama Gila Menit Akhir Bawa Indonesia Bantai Bangl...

Hasil akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh skor 9-2. Drama gol masa injury time bawa Skuad Garuda tikung Malaysia lolos ke final via produktivitas gol.

Kilas Balik Pembelaan Keras Pep Guardiola untuk Ma...

Kilas balik deretan komentar dan pembelaan Pep Guardiola untuk Manchester City di tengah gempuran kasus 115 dakwaan pelanggaran FFP oleh Premier League.