ROMA, OneSportsID – Masa-masa suram tengah menyelimuti tim nasional Italia. Setelah dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, Azzurri juga harus rela kehilangan nahkoda utamanya menyusul pengunduran diri Gennaro Gattuso dari kursi kepelatihan.
Di tengah situasi kekosongan dan mentalitas tim yang sedang terpuruk, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akhirnya menunjuk Silvio Baldini sebagai pelatih interim. Menariknya, juru taktik yang juga menangani Timnas Italia U-21 ini langsung mengambil keputusan ekstrem yang mengejutkan publik.
Turunkan Daun Muda di Level Senior
Italia dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan uji coba tandang pada awal bulan Juni mendatang. Mereka akan melawat ke markas Luksemburg pada 4 Juni 2026, disusul duel menghadapi Yunani empat hari berselang.
Alih-alih memanggil nama-nama besar yang langganan mengisi skuad senior, Baldini justru memutuskan untuk “mengimpor” seluruh pemain dari skuad U-21 untuk menuntaskan dua agenda internasional tersebut.
“Sebagai pelatih U-21, dan setelah pengunduran diri Gattuso, saya hanya akan memanggil pemain dari U-21 untuk dua pertandingan persahabatan melawan Luksemburg dan Yunani. Ini adalah tindakan logis, bukan tindakan keberanian,” tegas Baldini.
Restu FIGC untuk Proyek Regenerasi
Keputusan untuk menurunkan skuad muda ini rupanya bukan manuver sepihak. Baldini mengungkapkan bahwa langkah radikal ini sudah mendapat lampu hijau dari petinggi FIGC sejak awal dirinya disodori kontrak sebagai pelatih sementara.
Baldini melihat momen krisis ini sebagai peluang emas untuk mempercepat proses regenerasi di tubuh tim nasional, sekaligus mengevaluasi kualitas para “daun muda” saat dihadapkan pada tekanan level senior.
“Anda harus tahu cara memilih orang yang tepat. Pada saat pengajuan proposal, saya langsung berkata kepada Presiden Gravina, ‘Saya setuju, tetapi saya akan membawa tim U-21’,” sambungnya.
“Saya ingin meningkatkan pekerjaan saya dan juga menunjukkan kepada publik siapa sebenarnya para pemain muda ini,” tutup Baldini.
Langkah Baldini merombak total wajah timnas dalam dua laga uji coba tersebut dipastikan akan menjadi sorotan tajam.
Apakah para darah muda ini mampu membuktikan kelayakan mereka sebagai penerus kejayaan Azzurri, atau justru menjadi bulan-bulanan kritik akibat minimnya pengalaman? Kita tunggu saja kejutannya di atas lapangan.


