RIO DE JANEIRO, OneSportsID – Spekulasi mengenai masa depan kursi kepelatihan Timnas Brasil akhirnya menemui titik terang. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) secara resmi telah memperpanjang masa bakti Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala Selecao hingga tahun 2030 mendatang.
Kesepakatan jangka panjang ini menjadi bentuk penegasan dari CBF yang menaruh kepercayaan penuh kepada juru taktik asal Italia tersebut untuk mengawal skuad Tim Samba, tidak hanya untuk edisi 2026, tetapi berlanjut hingga kampanye Piala Dunia 2030.
Kinerja dan Karakter yang Memikat CBF
Keputusan CBF untuk mempertahankan Don Carlo sejatinya sudah bisa diprediksi. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan tahun lalu, Ancelotti sukses menuntaskan target jangka pendeknya dengan membawa Brasil lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Wakil Presiden CBF, Gustavo Dias, mengungkapkan bahwa alasan di balik perpanjangan kontrak ini bukan semata-mata karena rekam jejak Ancelotti yang gemilang di level klub, melainkan juga karena karakter dan kepemimpinannya di ruang ganti.
“Karier Ancelotti berbicara sendiri. Namun di luar itu, dia adalah sosok manusia yang luar biasa. Kami sangat puas,” ungkap Gustavo Dias dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (15/5/2026).
Brasil sendiri adalah tim nasional pertama yang ditangani Ancelotti sepanjang karier kepelatihannya yang bertabur bintang. Ia juga mencetak sejarah sebagai pelatih asing pertama yang memimpin skuad Selecao sejak era Filpo Núñez pada tahun 1965 silam.
Misi Mengakhiri Dahaga Juara Dunia
Tugas berat menanti mantan bos Real Madrid, AC Milan, dan Chelsea ini. Ia dibebani ekspektasi tinggi untuk mengakhiri puasa gelar juara dunia Brasil yang telah berlangsung sejak terakhir kali mereka mengangkat trofi pada tahun 2002. Terlebih, bayang-bayang kelam kekalahan 1-7 dari Jerman pada 2014 dan kegagalan beruntun di babak perempat final (2018 dan 2022) masih menghantui mentalitas tim.
Menanggapi tantangan tersebut, Ancelotti mengaku sangat antusias dan memahami besarnya gairah sepak bola di Negeri Samba. “Sejak menit pertama, saya memahami arti sepak bola bagi negara ini. Selama setahun terakhir, kami bekerja untuk membawa tim nasional Brasil kembali ke puncak sepak bola dunia,” tegas Ancelotti. “Saya ingin lebih banyak kemenangan, lebih banyak waktu, dan lebih banyak pekerjaan,” imbuhnya.
Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Dalam 10 pertandingan awal bersama Brasil, Ancelotti telah membukukan catatan lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan—termasuk saat takluk 1-2 dari Prancis di laga uji coba bulan Maret lalu.
Kini, fokus utama beralih ke persiapan putaran final Piala Dunia 2026. Ancelotti dijadwalkan akan merilis daftar pemain final pada 18 Mei 2026 mendatang. Sebagai laga pemanasan sebelum terbang ke Amerika Utara, Brasil akan melakoni laga uji coba pamungkas melawan Timnas Panama di Stadion ikonik Maracanã pada 31 Mei.
Pada putaran final Piala Dunia 2026 nanti, Timnas Brasil akan bermarkas di New Jersey dan tergabung di dalam Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Perjalanan panjang Selecao bersama Don Carlo untuk merebut kembali takhta tertinggi sepak bola dunia pun segera dimulai.


