Arne Slot Ogah Jamin Mo Salah Tampil di Laga Pamungkas Liverpool

Duel krusial Liverpool vs Brentford bakal jadi laga perpisahan Mohamed Salah. Sialnya, Arne Slot enggan beri jaminan main akibat hubungan yang retak.

- Advertisement -

Anfield bersiap menggelar panggung perpisahan untuk salah satu legenda modern terbesar mereka, Mohamed Salah. Namun, alih-alih hamparan karpet merah yang membentang emosional, sang Raja Mesir justru dihadapkan pada ketidakpastian yang getir. Manajer Liverpool, Arne Slot, secara terang-terangan menolak memberikan garansi apakah Salah akan menginjakkan kakinya di lapangan hijau untuk terakhir kalinya dengan seragam The Reds.

Pertandingan pekan terakhir Liga Inggris kontra Brentford pada Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB mendatang, tidak hanya menjadi pertaruhan hidup mati tiket Liga Champions musim depan. Laga ini telah bergeser menjadi panggung puncak dari drama keretakan internal yang terjadi di dalam dinding ruang ganti Anfield sepanjang musim.

Ketegangan antara Salah dan Slot sebenarnya bukan lagi rahasia publik. Bara dalam sekam ini mulai terendus ketika Slot secara berani mulai mencadangkan Salah dalam sejumlah laga krusial pada akhir tahun lalu. Keputusan radikal sang manajer memicu riak besar; Salah yang tidak puas meluapkan keluh kesahnya secara terbuka di media. Tindakan indisipliner tersebut langsung direspons Slot dengan hukuman pembekuan satu laga saat Liverpool bersua Inter Milan di panggung Liga Champions.

Hubungan yang retak ini kembali mencapai titik didih pasca kekalahan memalukan The Reds dengan skor 2-4 dari Aston Villa akhir pekan lalu—sebuah hasil minor yang menunda kepastian kualifikasi Eropa mereka. Salah menggunakan akun media sosial pribadinya untuk melempar kritik tajam, menyebut bahwa Liverpool harus segera kembali ke identitas heavy metal football yang dulu dibangun kokoh oleh pendahulu Slot, Jurgen Klopp. Kalimat tersebut dinilai banyak pihak sebagai tamparan langsung terhadap filosofi taktis yang coba diterapkan oleh Slot musim ini.

Menjelang laga krusial di Anfield besok malam, Arne Slot memilih bersikap dingin dan menutup rapat strategi pemilihan pemainnya, termasuk nasib Salah serta Andy Robertson yang juga akan meninggalkan klub di akhir musim.

“Saya tidak pernah mengatakan apa pun soal pemilihan tim, jadi akan menjadi sebuah kejutan bagi Anda jika saya melakukannya sekarang,” tegas Slot dingin saat dikutip dari ESPN.

Bagi pelatih asal Belanda tersebut, romansa perpisahan seorang ikon harus dikesampingkan demi target pragmatis klub yang sedang di ujung tanduk. Slot menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah membawa Liverpool kembali ke kompetisi kasta tertinggi Eropa, bukan larut dalam atmosfer sentimentil perpisahan pemain.

- Advertisement -

“Saya rasa perasaan saya tentang (komentar Salah) tidak terlalu penting. Yang penting adalah kami lolos ke Liga Champions pada hari Minggu dan saya mempersiapkan Mo dan seluruh tim dengan sebaik mungkin untuk laga itu,” tambah Slot dengan nada ketat.

Secara analisis taktis, mencadangkan Mohamed Salah di laga sekrusial ini adalah sebuah perjudian dengan risiko kehancuran yang sangat besar bagi Arne Slot. Brentford dikenal sebagai tim yang gemar menerapkan skema low block (pertahanan defensif rendah) yang sangat rapat saat bertandang ke markas tim raksasa. Menghadapi tembok kokoh seperti ini, kreativitas individu, kecepatan, serta pergerakan memotong (inside cut) khas Mohamed Salah adalah senjata paling logis untuk memecah kebuntuan di sepertiga akhir lapangan.

Jika Slot memilih menuruti ego taktisnya dan menaruh Salah di bangku cadangan, lini serang Liverpool terancam kehilangan taji dan insting membunuh. Kegagalan mengamankan tiga poin dari Brentford tidak hanya akan menghanguskan tiket Liga Champions yang sudah di depan mata, tetapi juga berpotensi memicu gelombang protes serta kecaman masif dari publik Kopites yang tidak akan rela melihat legenda mereka dicoret di malam perpisahannya sendiri. Peluit panjang di Anfield nanti malam tidak hanya menandai akhir dari kompetisi musim ini, melainkan juga akhir dari sebuah dinasti romantis yang terancam bubar dengan cara yang paling canggung.

- Advertisement -

Berita Terkait

Mingguan

Cuci Gudang! 5 Pemain Lazio Ini Habis Kontrak pada Juni 2026

Lazio bersiap melakukan perombakan skuad. Simak daftar 5 pemain Lazio yang habis kontrak pada Juni 2026, dari Pedro hingga Daniel Maldini.

Sanksi Tegas Chelsea Untuk Enzo

LONDON, OneSports – Suas...

Bungkam Rumor Cabut, Pep Guardiola Tegaskan Tetap Latih Manchester City

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menepis rumor kepergiannya di akhir musim. Ia menegaskan masih memiliki kontrak di Etihad hingga tahun 2027.

Ancelotti Coret Bintang Premier League! Gabriel Jesus hingga Richarlison Tersingkir dari Skuad Brasil

Carlo Ancelotti membuat keputusan mengejutkan dengan mencoret sejumlah pemain Premier League dari skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Gabriel Jesus hingga Richarlison harus rela hanya menjadi penonton.

Jadwal dan Rute Parade Juara Liga Inggris Arsenal 2026: Puncak Penantian 22 Tahun

Pesta yang ditunggu 22 tahun akhirnya tiba! Catat bocoran rute dan jadwal parade juara Premier League Arsenal yang siap bikin London Utara meledak.

Penantian Berakhir! Mengingat Kembali Momen Gila dan Perjalanan Dramatis Arsenal Juara Pre...

22 tahun puasa terbayar lunas! Arsenal resmi dinobatkan sebagai juara Premier League 2025/26 usai Manchester City tergelincir di pekan krusial. Era emas Mikel Arteta dimulai!

Chelsea vs Tottenham: Derby London Penentu Nasib Spurs dan Mimpi Eropa The Blues

Chelsea dan Tottenham sama-sama datang dengan luka besar jelang Derby London di Stamford Bridge. Spurs masih dibayangi ancaman degradasi, sementara The Blues memburu tiket kompetisi Eropa.

Skandal “Spygate” Guncang Championship, Southampton Terancam Dicoret dari Fina...

Skandal "Spygate" mengguncang divisi Championship. Southampton terancam batal tampil di final playoff promosi ke Liga Inggris setelah stafnya tertangkap basah memata-matai sesi latihan Middlesbrough

Misi Lepas dari Jerat Degradasi, Spurs Wajib Manfaatkan Keterpurukan Chelsea

Tottenham Hotspur berpeluang besar lolos dari jerat degradasi jika mampu mengamankan poin saat bertandang ke markas Chelsea, yang saat ini tengah babak belur.

Akhir Sebuah Era: Pep Guardiola Ucapkan Selamat Tinggal pada Manchester City

Setelah satu dekade mendominasi dan mengubah lanskap sepak bola Inggris, Pep Guardiola dilaporkan bersiap meninggalkan Manchester City di penghujung musim untuk mengambil masa rehat.

Menang “Jelek” Lagi, Arsenal Kini Tinggal Selangkah dari Trofi Premier League

Arsenal tinggal selangkah lagi mengakhiri kutukan 22 tahun tanpa gelar Premier League. Meski kembali menang dengan permainan “jelek”, pasukan Mikel Arteta justru semakin dekat menuju sejarah.

Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City, Akhir Sebuah Dinasti di Premier League

Penampilan Adeline Rudolph sebagai Kitana di Mortal Kombat II panen pujian. Fans menilai sang aktris sukses menghadirkan sosok putri Outworld yang elegan, mematikan, dan emosional di layar lebar.

Hull City Promosi Premier League

Hull City resmi mengamankan tiket promosi ke Premier League usai menang dramatis atas Middlesbrough di final playoff Championship.

Hujan Enam Gol, Inter Milan Imbangi Bologna

Laga penutup Serie A 2025/2026 antara Bologna dan Inter Milan berakhir dengan skor 3-3. Sang juara selamat dari kekalahan berkat gol telat Andy Diouf.

Menang Dramatis, Klub Nathan Tjoe-A-On Promosi Eredivisie

Willem II yang diperkuat Nathan Tjoe-A-On sukses promosi ke Eredivisie Belanda usai menang dramatis via adu penalti atas FC Volendam di final playoff.

Final DFB-Pokal: Bayern Munchen Ditantang Stuttgart

FC Bayern Munchen membidik gelar ganda domestik saat bersua VfB Stuttgart di final DFB-Pokal 2026. Duet Kane dan Musiala jadi tumpuan.

Persib Juara Liga 1, Persis Resmi Terdegradasi

Persib Bandung resmi menjuarai Liga 1 2025/2026 usai memuncaki klasemen akhir. Di papan bawah, kemenangan pada pekan terakhir gagal selamatkan Persis dari degradasi.

Lazio Bidik Kemenangan Sempurna Atas Pisa

Lazio bertekad menutup kompetisi Serie A 2025/2026 dengan kemenangan telak saat menjamu Pisa. Laga ini menjadi momentum pelipur lara bagi publik Olimpico.

Guardiola ke Ferguson: Kami Bukan Tetangga Berisik

Pep Guardiola segera meninggalkan Manchester City. Ia membalas pesan perpisahan Sir Alex Ferguson dan menegaskan timnya bukan lagi tetangga yang berisik.

Kenapa Laga Pamungkas Liga Inggris Digelar Minggu?

Seluruh pertandingan pekan terakhir Liga Inggris 2025/2026 digelar serentak pada hari Minggu. Hal ini didasari aturan siaran lokal dan asas keadilan olahraga.

#Taggar Trending

Berita Timnas

Taktik Herdman: Timnas Pantang Bergantung Satu Striker

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menuntut seluruh pemain memiliki mentalitas mencetak gol. Ia ingin mengubah gaya main skuad Garuda yang dinilai terlalu pasif.

Kejutan Piala Dunia 2026: Ivan Toney Dipanggil Timnas Inggris

Dari skandal judi hingga merantau ke Liga Arab Saudi, Ivan Toney sukses merebut hati Thomas Tuchel untuk masuk skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Panggung Terakhir Ronaldo: Skuad Emas Portugal Siap Gebrak Piala Dunia 2026

Timnas Portugal bersiap menatap Piala Dunia 2026 bersama Cristiano Ronaldo yang berambisi melengkapi kepingan terakhir trofinya dalam skuad bertabur bintang asuhan Roberto Martinez.

Tak Sekadar Label Eropa, John Herdman Padukan Daya Juang dan Kecerdasan Taktis di Timnas

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa status bermain di Eropa tidak menjamin tempat di Skuad Garuda. Ia mencari perpaduan sempurna antara daya juang pemain domestik dan kecerdasan taktis pemain diaspora.

Ancelotti Coret Bintang Premier League! Gabriel Jesus hingga Richarlison Tersingkir dari S...

Carlo Ancelotti membuat keputusan mengejutkan dengan mencoret sejumlah pemain Premier League dari skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Gabriel Jesus hingga Richarlison harus rela hanya menjadi penonton.

Harus Baca

Drama Ruang Ganti Liverpool: Curhat Mo Salah Serang Taktik A...

Drama internal Liverpool makin panas! Curhatan Mo Salah yang serang taktik Arne Slot malah tuai kecaman keras dari legenda The Reds, John Arne Riise.